Lewati ke konten

EXSTETRA Remaster Akhirnya Rilis Global 30 Juli 2026

4 menit baca
|

Dunia JRPG penuh dengan game-game aneh, unik, dan berani yang sayangnya hanya lahir dan mati di pasar Jepang. Salah satu yang paling dikenang oleh para penggemar cult classic adalah EXSTETRA, game besutan FuRyu yang pertama kali rilis di PS Vita dan Nintendo 3DS pada 7 November 2013.

Setelah lebih dari satu dekade, tanpa banyak orang yang menyangka, FuRyu mengumumkan bahwa game ini akan mendapatkan HD Remaster dan—ini yang paling penting—rilis untuk pertama kalinya di luar Jepang, mencakup pasar global.

Tanggal rilis yang benar adalah 30 Juli 2026 untuk PC via Steam. Sementara versi konsol (PS5, Nintendo Switch, dan bahkan Switch 2) masih dalam pengembangan dengan tanggal menyusul.

www.rpgsite.net
EXSTETRA Remaster Key Visual

Mengapa EXSTETRA Dianggap “Cult Classic”?

EXSTETRA dikembangkan oleh FuRyu, studio di balik The Caligula Effect dan Crystar. Pada masanya (2013), game ini menarik perhatian karena:

  1. Platform ganda – Rilis bersamaan untuk PS Vita dan Nintendo 3DS. Cukup jarang.
  2. Mekanik unik – Sistem pertarungan dan penguatan karakter berbasis “ciuman”. Ini yang kemudian menjadi ikon game.

Sayangnya, karena tidak pernah dilokalisasi ke bahasa Inggris, EXSTETRA hanya bisa dinikmati pemain Jepang atau segelintir penggemar yang bersusah payah mengimpor.

Mekanik “Kiss” yang Jadi Ikon Kontroversi Ringan

Bagian yang paling banyak ditanya: bagaimana cara kerja mekanik ciuman di game ini?

Dalam dunia EXSTETRA, Tokyo menyatu dengan dunia paralel bernama Amazea. Kamu berperan sebagai Ryoma, seorang siswa SMA yang terpilih menjadi “Prisma” – penyelamat dunia. Kekuatan Ryoma berasal dari Prisma Knights, dan cara mengaktifkannya adalah dengan ritual khusus yang digambarkan sebagai ciuman.

www.rpgsite.net
Gameplay EXSTETRA

Dalam praktik gameplay:

  • Setiap Prisma Knight memiliki bond level dengan Ryoma.
  • Melakukan “ritual” menaikkan bond level, membuka skill baru atau meningkatkan status.
  • Ada karakter pria dan wanita, tidak terbatas lawan jenis.

Mekanik ini sebenarnya mirip sistem Social Link di Persona atau Support Conversation di Fire Emblem, hanya lebih literal dan visual.

Detail Rilis Remaster: Platform dan Jadwal

Berdasarkan pengumuman resmi FuRyu serta laporan Anime News Network dan Gematsu (24-25 Mei 2026):

Platform Status Rilis Fitur Bahasa
Steam (PC) 30 Juli 2026 Inggris, Jepang, China Tradisional, China Sederhana
PlayStation 5 Dalam pengembangan Belum diumumkan
Nintendo Switch Dalam pengembangan Belum diumumkan
Nintendo Switch 2 Dalam pengembangan Belum diumumkan

Apa Saja yang Ditingkatkan di Versi Remaster?

  • Grafis HD – Aset dari era PS Vita/3DS dinaikkan ke minimal 1080p.
  • Subtitle multi-bahasa – Ini perubahan terbesar. Untuk pertama kalinya, pemain non-Jepang bisa menikmati tanpa terjemahan fan-made.
  • Kemungkinan fitur QoL – Save anywhere, fast-forward, gallery mode, difficulty settings (belum dikonfirmasi).
  • Voice acting English? – Hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi. Kemungkinan besar hanya subtitle.

Apakah Game Ini Layak Kamu Tunggu?

Tergantung profil gamer-mu. Jika kamu penggemar JRPG cult classic, suka eksplorasi game aneh yang dulu tidak bisa dimainkan, atau penasaran dengan mekanik “kiss-to-power-up”, maka EXSTETRA layak masuk wishlist. Sebaliknya, jika kamu lebih suka JRPG mainstream dengan grafis AAA atau merasa mekanik ini terlalu janggal, mungkin bukan untukmu.

Tanggapan Komunitas

Di forum seperti r/JRPG, reaksi positif mendominasi. Banyak yang sudah menunggu lokalisasi sejak 2014, dan mekanik unik justru dianggap daya tarik tersendiri. Hampir tidak ada kontroversi negatif karena komunitas memahami rating usia dan konteks budaya Jepang.

Kesimpulan

EXSTETRA Remaster bukan untuk semua orang. Ia aneh, berani, dan mengambil risiko dengan premis tidak biasa. Tapi justru itulah pesonanya. Setelah 13 tahun hanya bisa diimpor, kini pemain global bisa merasakan petualangan Ryoma secara resmi. Saya sendiri akan memasang pengingat untuk 30 Juli 2026 – bukan karena yakin ini masterpiece, tapi karena rasa penasaran terhadap sesuatu yang berbeda itu cukup membanggakan.

Berlangganan melalui RSS

Buka